Sedekah selagi di dunia

Bersedekahlah selagi masih hidup. Harta yang ditinggalkan akan menjadi milik ahli waris. Belum tentu mereka akan menyedekahkan harta tersebut atas nama kita. Kalau mau bersedekah mumpung masih bernyawa. Bersegeralah karena tidak ada yang tahu kapan kematian akan datang.

Niat Karena Allah Ta’ala 

Niatkan bersedekah karena Allah Ta’ala. Janji Allah Ta’ala terhadap orang yang bersedekah itu pasti. Jangan khawatir. Orang yang bertaqwa itu akan mendapatkan rezeki yang tidak disangka-sangka. Apa yang menjadi kebutuhannya akan dicukupi. Maryam yang tidak ke mana-mana pun mendapatkan buah-buahan yang tidak sedang musimnya.

Jangan tergiur kata-kata bersedekah untuk mendapatkan lebih banyak harta lagi. Itu dunia. Niatkan untuk Allah Ta’ala. Balasan itu pasti ada. Berapa pun balasan di dunia harus disyukuri. Yang diharapkan adalah balasan di akhirat.

Sudah menjadi wanita alim pun bisa masuk neraka kalau tidak bisa bersyukur kepada suami. Apalagi kalau tidak berilmu, tidak sedekah, angkuh pada suami, dan sebagainya. Sedekah itu akan menghapuskan kesalahan seperti air yang memadamkan api (HR. Tirmidzi).

Sedekah Itu Membuat Kaya

Harta yang dikeluarkan untuk sedekah tentu menjadi pengurang harta. Tidak selalu harta yang sudah disedekahkan itu langsung diganti dalam bentuk harta yang lebih banyak. Tapi coba perhatikan diri sendiri. Dengan sedekah yang ikhlas, hati semakin mendekat kepada Allah Ta’ala. Malahan semakin ingin melakukan sedekah dan seakan tidak peduli apakah masih ada harta yang tersisa atau tidak. Tapi rasanya harta itu tidak hilang dan malah makin mudah mendapatkannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mencontohkan betapa pemurahnya Beliau. Begitu juga dengan para sahabat dan tabiin. Mereka tidak meninggalkan harta. Mereka lebih takut keluarganya tidak mengenal Allah Ta’ala daripada keluarganya miskin. Kalau hati sudah terpaut pada Allah Ta’ala, rezeki itu akan datang dengan cara yang meninggikan iman. Jadi, bersedekahlah selagi masih hidup. Raihlah rasa bahagia dengan memberikan harta yang disayangi kepada orang-orang dan mahluk-mahluk yang membutuhkan.

Previous Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *